MIU Login

Lokakarya Review Modul Pembelajaran Pendidikan Dokter: Perkuat Keselarasan Kurikulum dan Tingkatkan Kualitas Belajar Mahasiswa

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) melaksanakan Lokakarya Review Modul Pembelajaran Blok dan CSL sebagai upaya memperkuat keselarasan antara modul pembelajaran dengan profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa materi yang disusun tetap relevan dengan kebutuhan pendidikan kedokteran dan perkembangan ilmu pengetahuan yang terus bergerak dinamis.

Review modul tahun ini dilaksanakan dengan lebih intensif seiring perlunya penyesuaian dengan kurikulum terbaru. Proses pembaruan tersebut dilakukan agar pembelajaran tidak menyimpang dari standar capaian kurikulum yang sudah ditetapkan. Dengan demikian, mahasiswa dapat memperoleh materi yang lebih akurat, komprehensif, serta sesuai dengan tuntutan kompetensi profesi dokter.

Rangkaian kegiatan lokakarya dimulai dengan pemaparan tujuan dan pentingnya keterkaitan modul dengan profil lulusan, CPL, dan CPMK. Acara dilanjutkan dengan paparan materi dari narasumber, sesi review modul oleh masing-masing dosen, presentasi hasil kajian, hingga penyusunan tindak lanjut revisi modul. Seluruh tahapan ditutup dengan penyelarasan rencana implementasi pada semester berikutnya.

Dalam kegiatan ini, program studi menghadirkan narasumber drg. Citra Insany Irgananda, M.Med.Ed, seorang ahli di bidang pendidikan kedokteran dan pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran. Menurut Dr. drg. Anik Listiyana, M.Biomed., AHK. selaku ketua acara lokakarya, pemilihan narasumber ini sudah tepat.

“drg. Citra dipilih karena memiliki kompetensi dalam bidang medical education, dan memiliki keahlian dalam penyusunan kurikulum berbasis hasil belajar (CPL dan CPMK), dan pengembangan modul yang efektif. Pengalaman beliau akan sangat membantu dosen merancang modul yang tidak hanya sesuai standar pendidikan, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pembelajaran mahasiswa.” Ujar Dr. drg. Anik.

Meski demikian, sejumlah tantangan turut mewarnai proses pelaksanaan, antara lain penyamaan persepsi dosen terkait kurikulum berbasis capaian pembelajaran, keterbatasan waktu untuk menelaah modul secara komprehensif, serta perlunya konsistensi standar antar blok agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang seragam.

Melalui lokakarya ini, program studi menargetkan adanya sejumlah perubahan penting pada modul, mulai dari perumusan yang lebih terarah berdasarkan CPMK, penyajian materi yang ringkas dan mudah dipahami, hingga penerapan pendekatan pembelajaran aktif. Selain itu, modul yang diperbarui juga diharapkan memuat perkembangan ilmu terkini, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi peningkatan kompetensi mahasiswa. Secara keseluruhan, pembaharuan modul diharapkan dapat meningkatkan pengalaman belajar dan efektivitas pencapaian hasil belajar mahasiswa.

Setelah lokakarya selesai, program studi akan segera menindaklanjuti hasil kegiatan dengan melakukan revisi modul sesuai rekomendasi, melaksanakan validasi internal, mengimplementasikan modul baru pada semester mendatang, serta melakukan monitoring terhadap efektivitas modul dalam mendukung pencapaian CPMK dan CPL.

Dr. drg. Risma Aprinda Kristanti, M.Si. selaku ketua program studi pendidikan dokter FKIK UIN Malang berharap dengan adanya Lokakarya ini dapat memudahkan mahasiswa untuk memahami tujuan dan goals pada setiap mata kuliahnya.

“Harapannya untuk mahasiswa nanti, begitu buka modul sudah tertata jelas terkait tujuan pembelajaran yang diharapkan untuk dicapai. Selain itu, dengan adanya review modul ini dapat memfokuskan mahasiswa terhadap mata kuliah dengan baik.” Ujar Dr. drg. Risma.

Melalui review modul ini, FKIK berharap dapat menghasilkan bahan ajar yang lebih relevan, terstruktur, dan bermakna bagi mahasiswa. Lebih dari itu, penyempurnaan modul diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga lulusan menjadi lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja dan perkembangan profesi kedokteran di masa depan.

Kontributor: Achmad Khidir Afandi (PSPD 23)

Berita Terkait