Batu, 7 Januari 2026–Yudisium ini dilaksanakan sebagai pertanda berakhirnya satu fase penting dari perjalanan seorang mahasiswa sarjana pendidikan dokter dan sarjana farmasi. Fase ini merupakan fase yang masih dasar, dimana nantinya akan dilanjutkan dalam fase yang lebih nyata, yakni pengabdian yang lebih luas terhadap masyarakat. Peserta yudisium sangat diharapkan dapat mengabdi dengan baik di luar sana, dan akan bermanfaat bagi umat bangsa dan bernegara.
Gelar sarjana kedokteran maupun sarjana farmasi yang telah diperoleh bukan hanya menjadi simbol akademik, melainkan itu menjadi amanah yang besar bagi para mahasiswa yang akan berperan menjadi tenaga kesehatan. Dikatakan bahwa ilmu kesehatan baik kedokteran maupun kefarmasian berkaitan erat dengan kemanusiaan, kehidupan, dan juga nilai keadilan, sehingga harus ada keikhlasan dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat.

FKIK UIN Malang tidak hanya mendidik mahasiswanya secara intelektual, tetapi juga menanamkan karakter ulul albab yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, serta menjadikan integrasi keilmuan dan nilai keislaman sebagai ciri khas dalam setiap langkah nantinya. “Teruslah belajar, jaga integritas, junjung tinggi etika profesi, dan jangan pernah lelah mengabdi untuk masyarakat”, Dekan FKIK, Ibu Yuyun Yueniwati menyampaikan dalam sambutannya.
Yudisium periode Desember ini dihadiri sebanyak 94 mahasiswa terpilih dari program studi pendidikan dokter dan farmasi. Diantaranya telah terpilih sebagai lulusan terbaik, dimana penghargaan tersebut ditujukan sebagai salah satu bentuk motivasi bagi mereka. Predikat lulusan terbaik dianugerahkan kepada tiga mahasiswa pada masing-masing program studi, dari Program Studi Sarjana Farmasi (PSSF) yakni; Priska Adelia dengan perolehan IPK 3,80, Fatiya Nurul Izzah dengan perolehan IPK 3,73, dan Nazfa Galuh Adista dengan perolehan IPK 3,72. Adapun dari Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) yakni; Raihan Radliyatul Mardliyyah dengan perolehan IPK 3,83, Nur Ainiasholikha dengan perolehan IPK 3,76, dan Syafiq Maulana dengan perolehan IPK 3,74.

Momen yudisium periode Desember ini menjadi titik awal bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang berikutnya, baik di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan, dengan bekal ilmu dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama masa studi. Dengan dedikasi yang telah ditempa dan kesiapan untuk mengabdi, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara, sejalan dengan visi FKIK dalam membangun sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter.
Kontributor: Nailah Khansa Shabrina (PSSF 25) dan Nessa Levina Talitha (PSSF 24)





