
Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam ajang Scientific Poster Competition Ar-Razi yang berlangsung pada 4–7 September 2025 di Makassar. Tim gabungan mahasiswa yang terdiri atas Qomar (Pendidikan Dokter, angkatan 2023) dan Ahmadiyah Musliha (Farmasi, angkatan 2022) berhasil meraih Juara 1 setelah melalui proses seleksi ketat dan persaingan dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kolaborasi lintas program studi ini menjadi nilai tambah tersendiri, karena menunjukkan sinergi antara mahasiswa kedokteran dan farmasi dalam mengembangkan karya ilmiah. Dengan menggabungkan perspektif klinis dan farmasi, mereka mampu menghadirkan ide dengan tingkat novelty tinggi sekaligus relevan untuk bidang kesehatan.
Dalam wawancara, perwakilan tim menjelaskan bahwa persiapan dimulai dari pencarian ide dengan tingkat novelty tinggi, pengumpulan data pendukung, hingga penyusunan poster yang sederhana namun komunikatif. “Kami berusaha membuat alur proses penelitian yang mudah dipahami oleh pembaca serta memastikan poster sesuai dengan format yang telah ditentukan panitia,” ungkapnya. Mengenai tips meraih juara, mereka menekankan bahwa tidak ada rumus khusus untuk menjadi pemenang. “Semua kembali pada rezeki, kerja keras, doa, dan dukungan banyak pihak. Bagi kami, yang terpenting adalah berusaha sebaik mungkin. Apapun hasilnya, itu sudah merupakan kemenangan tersendiri,” tambahnya.

Meski begitu, perjalanan menuju kemenangan tidak terlepas dari tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan data karena topik yang diangkat masih jarang diteliti, sehingga referensi dan pembandingnya minim. “Kami mengatasinya dengan menjelaskan hasil penelitian secara jelas serta menyampaikan keterbatasannya. Rasa gugup saat presentasi juga menjadi tantangan, namun bisa diatasi dengan persiapan matang,” jelas mereka.
Persiapan lomba sendiri dilakukan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar dua minggu pada tahap penyisihan dan dua minggu setelah pengumuman finalis. Hasil kerja keras tersebut berbuah manis dengan diraihnya predikat juara pertama. “Alhamdulillah, bersyukur sekali Allah memberi kesempatan menjadi juara 1. Tidak menyangka sama sekali karena ini pengalaman pertama kali ikut lomba,” ungkap Qomar dan Ahmadiyah penuh syukur. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Dosen pembimbing akademik, koordinator blok, serta dosen pembimbing lomba turut memberikan arahan, dukungan administrasi, serta fleksibilitas jadwal. Namun, mahasiswa juga menyoroti bahwa pendanaan dari fakultas belum tersedia untuk kegiatan ini.
Di akhir wawancara, mereka menyampaikan harapannya untuk teman-teman mahasiswa yang ingin mengikuti lomba serupa. “Semoga teman-teman bisa menikmati prosesnya dan tidak terbebani soal hasil, karena menang hanyalah bonus. Yang terpenting adalah berani mencoba dan mengambil pengalaman berharga. InsyaAllah dari situ akan terbuka kesempatan-kesempatan lain,” tutup mereka. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar program studi di FKIK UIN Malang mampu menghasilkan karya ilmiah yang unggul sekaligus menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan mengharumkan nama almamater di kancah nasional.
Kontributor : Jasmine Athiyya (Farmasi 23)





