Malang (10 Oktober 2025) – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan Lokakarya Pemutakhiran Dokumen Kurikulum OBE Menuju Rekognisi Internasionalpada Jumat, 10 Oktober 2025, bertempat di Mini Hall lantai 3 FKIK. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam memperkuat sistem pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta mempersiapkan kurikulum menuju pengakuan di tingkat internasional.

Lokakarya ini diikuti oleh sekitar 30 dosen yang berasal dari berbagai unsur fakultas, meliputi Ketua dan Sekretaris Program Studi, Unit Kurikulum, Unit Medical and Health Profession Education (UMHPE), Unit Keunggulan Fakultas, Unit Integrasi Sains dan Islam, serta tim persiapan pembukaan Program Studi Magister Ilmu Biomedis dan Magister Farmasi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dan pemaparan agenda oleh Dr. dr. Ermin Rachmawati, M. Biomed., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik FKIK UIN Malang sekaligus penanggung jawab kegiatan. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum fakultas dengan prinsip OBE yang menitikberatkan pada capaian pembelajaran lulusan. Menurutnya, kurikulum yang adaptif dan berbasis capaian akan memperkuat posisi FKIK dalam menjawab tantangan pendidikan kesehatan di era global.

“Pemutakhiran kurikulum berbasis OBE bukan hanya soal penyusunan dokumen administratif, tetapi juga tentang bagaimana kita memastikan setiap mata kuliah dan proses pembelajaran mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, unggul, dan diakui secara internasional,” ungkap Dr. Ermin dalam sambutannya.
Pada sesi berikutnya, dr. Tias Pramesti Griana, M. Biomed. menyampaikan pemaparan draft kurikulum Kesehatan Haji, yang menjadi salah satu komponen penguatan khas FKIK UIN Malang dalam mendukung visi integrasi keilmuan Islam dan kesehatan global. Pemaparan dilanjutkan oleh Nur Toifah, M.Pd., yang membahas rancangan draft kurikulum Integrasi Sains dan Islam, sebuah pendekatan khas UIN Malang yang bertujuan menggabungkan aspek spiritual, ilmiah, dan profesional dalam proses pendidikan.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan berlanjut dengan diskusi kelompok yang melibatkan seluruh peserta. Setiap kelompok berfokus pada penyusunan Profil Lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, serta Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang disesuaikan dengan bidang masing-masing. Proses diskusi berjalan aktif dan produktif, mencerminkan kolaborasi antarlembaga di lingkungan fakultas yang berorientasi pada pembentukan kurikulum terintegrasi dan berstandar tinggi.
Dari hasil lokakarya tersebut, telah dihasilkan sejumlah dokumen penting sebagai landasan dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE di lingkungan FKIK. Hasil yang dicapai mencakup penyusunan Profil Lulusan, CPL, serta CPMK yang mengintegrasikan dua komponen utama, yaitu Kesehatan Haji dan Integrasi Sains dan Islam. Kedua komponen ini diharapkan menjadi ciri khas FKIK UIN Malang dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki nilai keislaman yang kuat.

Penyusunan ini mencakup empat Program Studi aktif di FKIK, yakni Program Studi Sarjana Farmasi, Pendidikan Profesi Apoteker, Pendidikan Dokter, dan Profesi Dokter. Selain itu, lokakarya ini juga menjadi momentum penting dalam mempersiapkan dua program studi baru, yaitu Magister Ilmu Biomedis dan Magister Farmasi, yang akan segera diusulkan pembukaannya. Dengan demikian, hasil lokakarya ini menjadi pijakan strategis bagi fakultas untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan memperluas jangkauan pengakuan internasional.
Dr. Ermin Rachmawati menegaskan bahwa tindak lanjut dari kegiatan ini tidak berhenti pada penyusunan dokumen semata, melainkan akan dilanjutkan dengan proses verifikasi, sinkronisasi antarprodi, serta penguatan kerja sama dengan mitra eksternal, termasuk lembaga akreditasi dan institusi pendidikan luar negeri. “Kami ingin memastikan bahwa kurikulum FKIK tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu bersaing di level internasional dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sistem pendidikan yang unggul, berorientasi global, dan berakar pada nilai-nilai Islam. Lokakarya ini menjadi bukti konkret upaya fakultas dalam mewujudkan visi UIN Malang sebagai The International University with Islamic Character, sekaligus menegaskan peran FKIK dalam melahirkan tenaga kesehatan yang kompeten, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan dunia modern.





