MIU Login

Kampanye Dialogis Calon Ketua Ormawa FKIK UIN Malang: Ruang Demokrasi Mahasiswa yang Santun dan Edukatif

Malang (12 November 2025) — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) Fakultas sukses menyelenggarakan kegiatan Kampanye Dialogis Calon Ketua dan Wakil Ketua DEMA FKIK, Himpunan Mahasiswa Program Studi Farmasi (HMPSF), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter (HMPPD).

Acara yang berlangsung pada Rabu, 12 November 2025 di Mini Hall Ar-Rahim lantai 3 ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta secara langsung (offline) dan sekitar 20 peserta secara daring melalui platform digital fakultas. Kehadiran yang cukup tinggi ini mencerminkan antusiasme mahasiswa FKIK dalam menyambut pesta demokrasi internal yang digelar setiap periode kepemimpinan mahasiswa.

Dengan mengusung tema “Membangun Generasi Profesional Kesehatan Berintegritas dan Inovatif melalui Dialog Aktif dan Partisipasi Mahasiswa demi Fakultas Unggul dan Berdaya Saing,” kegiatan kampanye dialogis ini bertujuan untuk membuka ruang dialog dan pertukaran gagasan antara para calon pemimpin ormawa dengan seluruh mahasiswa FKIK.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh perwakilan panitia dari Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa Fakultas, Ilham Wahyu Ardiawan, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa kampanye dialogis bukan hanya sekadar agenda pemilihan, melainkan juga sarana pendidikan politik dan demokrasi kampus yang beretika, partisipatif, dan bernilai akademik.

“Kami ingin menghadirkan forum yang sehat, terbuka, dan edukatif. Mahasiswa harus belajar berdebat dengan santun, mengemukakan ide dengan data, dan menghargai perbedaan pandangan sebagai bagian dari proses belajar berdemokrasi,” ungkap Ilham dalam sambutannya.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh pasangan calon (paslon) memaparkan visi, misi, dan program kerja yang berorientasi pada kemajuan organisasi, penguatan partisipasi mahasiswa, serta pengembangan keilmuan di bidang kesehatan. Para calon juga diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dari peserta secara langsung maupun daring, yang sebagian besar menyoroti isu transparansi program kerja, kolaborasi lintas prodi, dan penguatan kegiatan kemahasiswaan di FKIK.

Forum berlangsung kondusif, interaktif, dan penuh semangat intelektual. Para mahasiswa aktif berdialog dengan hangat, dinamis, dan produktif. Dosen dan tenaga kependidikan FKIK yang turut hadir memberikan apresiasi atas kedewasaan mahasiswa dalam menyampaikan gagasan secara santun dan argumentatif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir calon-calon pemimpin mahasiswa yang tidak hanya cakap dalam manajerial organisasi, tetapi juga memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta kepedulian sosial yang tinggi. Forum ini juga menjadi momentum penting untuk meneguhkan nilai-nilai kepemimpinan islami yang berlandaskan semangat ulul albab— berpikir kritis, berjiwa sosial, dan berakhlak mulia.

“Terselenggaranya kampanye dialogis ini menunjukkan bahwa mahasiswa FKIK mampu menghadirkan proses demokrasi yang santun dan bermartabat. Semoga calon pemimpin yang terpilih nantinya mampu membawa perubahan positif dan menjadikan ormawa FKIK sebagai wadah pengembangan diri yang unggul dan berdaya saing,” ujar salah satu dosen pembina kemahasiswaan FKIK dalam kesempatan terpisah.

Kegiatan kampanye dialogis kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pasangan calon, panitia KPRM, serta perwakilan dosen dan mahasiswa. Momen tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang berjalan sukses, damai, dan penuh kekeluargaan — menjadi cermin semangat mahasiswa FKIK dalam mewujudkan demokrasi kampus yang sehat, inklusif, dan bernilai edukatif.

Berita Terkait