Program Studi Magister Ilmu Biomedis FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan kegiatan IHYA (Islamic Health and Biomedical Advancement) Series 3 yang bekerja sama dengan Nusantics dengan mengusung tema “Molecular Approaches to Infectious Disease Management: GeneXpert, Herbal Antiviral Tests, and Sequencing Technology”. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkaya wawasan ilmiah serta mendorong pengembangan ilmu biomedis dalam perspektif kesehatan modern yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam.

IHYA Series 3 dilaksanakan secara hybrid pada hari Jumat, 10 April 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, serta praktisi di bidang kesehatan. Rangkaian acara diawali dengan proses registrasi peserta yang dilakukan secara hybrid, yaitu melalui hadir langsung di lokasi kegiatan serta secara daring melalui platform Zoom Meeting. Setelah seluruh peserta bergabung, kegiatan resmi dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne FKIK sebagai bentuk penghormatan dan pembukaan formal acara. Selanjutnya, sambutan disampaikan langsung oleh Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati, M.Kes, Sp. Rad (K) selaku Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Memasuki sesi berikutnya, peserta mendapatkan pengenalan mengenai Program Studi Magister (S2) Ilmu Biomedis oleh Ketua Program Studi sebagai upaya memberikan informasi terkait peluang studi lanjut di bidang biomedis.

Acara inti dari kegiatan ini adalah penyampaian beberapa materi oleh para narasumber, yang diawali oleh Dr. dr. Lailia Nur Rachma, M.Biomed yang memaparkan materi terkait “GeneXpert: A Precision Diagnostic Tool in the Battle Against Tuberculosis in the Era of Antimicrobial Resistance”. Dilanjutkan dengan pemaparan materi dari pihak Nusantics, materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Jonathan, S.Si., M.Biotek selaku Research Associate Nusantics, yang membahas “Unlocking Molecular Data: Strategies for Utilizing Sequencing Technology to Support Research Innovation and Scientific Publication”. Serta ditutup dengan penyampaian materi oleh Dr. dr. Avin Ainur F., M.Biomed yang mengulas mengenai “From Ethnomedicine to Evidence-Based Virology: Evaluating Herbal Compounds as Antiviral Agents using Standardized Plaque and PCR Assays”.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari peserta, khususnya pada sesi diskusi yang menunjukkan tingginya minat terhadap perkembangan teknologi biomedis terkini. Selain sebagai sarana berbagi ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis dalam memperkuat jejaring akademik dan riset di bidang biomedis. Lebih lanjut, IHYA Series 3 juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkenalkan Program Studi Magister (S2) Ilmu Biomedis kepada masyarakat luas, khususnya terkait peluang studi lanjut dan pengembangan karir di bidang biomedis.
Kontributor: Deliya Shafa Oktantia (PSSF 2023)





