MIU Login

Sambut Hari Pertama Kuliah, FKIK UIN Malang Gelar Kuliah Tamu Internasional Bahas Anatomi dan Sel Punca

Malang, 24 Agustus 2026 — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyambut hari pertama perkuliahan tahun ajaran baru dengan menggelar kuliah tamu bertema “Anatomy and Stem Cells: How Are They Related?“. Kegiatan yang menghadirkan pembicara internasional ini digelar sebagai upaya membangkitkan semangat belajar mahasiswa sekaligus membuka wawasan keilmuan sejak awal semester.

Bertindak sebagai narasumber, Dr. Tati Anna Bintika Marudin dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) hadir membawakan materi mengenai keterkaitan erat antara anatomi dan sel punca. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan, dilanjutkan sambutan dari Dekan FKIK UIN Malang, Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati Prabowowati, yang menekankan pentingnya kolaborasi akademik internasional serta mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kuliah tamu sebagai bagian dari upaya memperluas cakrawala keilmuan sejak awal perkuliahan. Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Farid Wafi, sebelum sesi kuliah utama dimulai dengan dipandu oleh moderator, dr. Abdul Malik Setiawan.

Dalam paparannya, Dr. Tati menjelaskan bahwa anatomi, yang mencakup anatomi makroskopis, histologi, dan embriologi, pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari sel punca sebagai bahan dasar yang membentuk seluruh struktur tubuh manusia selama proses perkembangan. Ia memaparkan berbagai jenis sel punca, mulai dari sel punca embrionik, sel punca mesenkimal dewasa, hingga induced pluripotent stem cells (iPSC), beserta karakteristik khasnya dalam melakukan self-renewal dan berdiferensiasi menjadi berbagai jenis jaringan. Dijelaskan pula bahwa seluruh struktur tubuh manusia pada akhirnya berasal dari sel-sel punca sejak masa perkembangan embrio, sehingga sel punca menjadi jembatan pemahaman antara perspektif mikroskopis dan makroskopis dalam ilmu anatomi.

Lebih lanjut, Dr. Tati menguraikan peran sel punca dalam regenerasi jaringan tubuh, termasuk potensinya dalam tissue engineering untuk penggantian organ, pengujian obat, hingga pemanfaatan sel punca milik pasien sendiri guna menekan risiko penolakan imun pada proses transplantasi. Ia juga mengingatkan bahwa seiring bertambahnya usia, fungsi sel punca mengalami penurunan, yang dapat memperlambat proses perbaikan jaringan dan berkontribusi terhadap penuaan serta munculnya berbagai penyakit degeneratif.

Tidak hanya membahas sisi keilmuan, kuliah tamu ini turut mengangkat aspek etika dalam penelitian dan terapi sel punca. Dr. Tati menekankan adanya perbedaan pertimbangan etis antara penggunaan sel punca embrionik, yang diperoleh dari blastokista manusia, dengan sel punca autologus yang berasal dari tubuh pasien sendiri dengan persetujuan yang tepat. Sesi ini semakin hidup dengan antusiasme mahasiswa yang aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari mekanisme diferensiasi sel punca, sisi etika penggunaannya untuk terapi anti-aging, hingga perkembangan regulasi terapi sel punca di Malaysia dan Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Dr. Tati menyampaikan bahwa meski klaim manfaat anti-aging dari terapi sel punca telah banyak ditawarkan di berbagai klinik, bukti ilmiah yang mendukungnya masih terbatas, sementara regulasi terkait terapi ini di Malaysia sendiri masih berada pada tahap awal penyusunan.

Kuliah kemudian ditutup dengan pembahasan mengenai perbedaan pendekatan penelitian secretome And extracellular vesicles (EV), sebelum rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada Dr. Tati Anna Bintika Marudin sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya berbagi ilmu, dilanjutkan sesi foto bersama.

Kegiatan ini menjadi penanda semangat baru bagi mahasiswa FKIK UIN Malang dalam mengawali tahun ajaran, sekaligus mempertegas komitmen fakultas dalam memperluas jejaring akademik internasional. Sebagai fakultas yang berdiri sejak 2017 dengan tiga identitas keilmuan utama, yakni Islamic Health Science, Halal Pharmacy, And Hajj Palace, FKIK UIN Malang terus mendorong integrasi ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai keislaman dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk melalui kuliah tamu lintas negara semacam ini yang diharapkan dapat memperkaya wawasan sekaligus membakar semangat belajar mahasiswa sejak hari pertama perkuliahan.

Contributor: Deliya Shafa Oktantia (PSSF 2023)

Related News