MIU Login

FKIK UIN Malang Libatkan Stakeholder dalam Review Kurikulum PSPD dan Pengembangan Program Magister

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Stakeholder dalam rangka Review Kurikulum 4 Tahunan Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) pada Kamis (10/7/2025). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan pertemuan luring dan daring, ini menjadi forum strategis untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran sekaligus mendukung pengembangan program studi di lingkungan FKIK UIN Malang.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Pendidikan Dokter, dr. Tias Pramesti Griana, M.Biomed, dalam sambutannya menegaskan bahwa evaluasi kurikulum secara berkala merupakan bagian dari komitmen Program Studi Pendidikan Dokter dalam menghasilkan lulusan yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Selain membahas penyempurnaan kurikulum Program Studi Pendidikan Dokter, kegiatan ini juga menghadirkan paparan mengenai rencana pembukaan Program Magister (S2) Biomedik dan Program Magister (S2) Farmasi. Melalui forum ini, berbagai stakeholder turut memberikan masukan mengenai kebutuhan kompetensi lulusan, penguatan jejaring akademik, peluang kolaborasi penelitian, hingga pengembangan kerja sama dengan institusi pelayanan kesehatan, pemerintah, industri, dan lembaga penelitian.

FGD diikuti oleh 68 peserta yang hadir secara luring And empat institusi yang bergabung secara daring melalui Zoom. Peserta berasal dari berbagai unsur pemerintah, dokter pendidik klinis di rumah sakit pendidikan utama Rumah Sakit Karsa Husada Batu serta  wahana pendidikan lainnya, lembaga penelitian, serta mitra industri. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Dinas Kesehatan Kota Batu, Kementerian Agama Kota Batu, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), as well as Asrama Haji Surabaya sebagai mitra penyelenggaraan pelayanan kesehatan haji. Turut berpartisipasi pula kepala puskesmas dan Penanggung Jawab (PJ) Program Haji dari lima puskesmas di Kota Batu, yaitu Puskesmas Batu, Puskesmas Bumiaji, Puskesmas Junrejo, Puskesmas Sisir, dan Puskesmas Beji, yang memberikan masukan berdasarkan pengalaman dalam penyelenggaraan layanan kesehatan masyarakat, khususnya pelayanan kesehatan jemaah haji. Partisipasi secara daring diikuti oleh PRODIA yang diwakili Prof. Ferry Sandra, BPOM, BBKK Surabaya yang diwakili dr. Ratih, as well as Asrama Haji Surabaya sebagai mitra strategis. Kehadiran para stakeholder dari berbagai sektor tersebut memperkaya perspektif dalam pembahasan kurikulum, pengembangan kompetensi lulusan, serta peluang kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Diskusi berlangsung secara interaktif melalui beberapa kelompok FGD yang membahas berbagai aspek pembelajaran, penelitian, profesi, alumni, hingga pengembangan pendidikan pascasarjana. Beragam saran dan rekomendasi yang disampaikan para stakeholder menjadi masukan berharga dalam penyempurnaan kurikulum berbasis kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder needs), perkembangan ilmu pengetahuan, serta dinamika pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, FKIK UIN Malang berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan para stakeholder dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran. Hasil FGD akan menjadi salah satu landasan penting dalam penyempurnaan Kurikulum Program Studi Pendidikan Dokter sekaligus memperkuat persiapan pembukaan Program Magister (S2) Biomedik dan Program Magister (S2) Farmasi, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Dengan terselenggaranya FGD ini, FKIK UIN Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan tinggi yang berkualitas melalui kolaborasi aktif dengan berbagai mitra strategis, baik dari sektor pelayanan kesehatan, pemerintah, akademisi, maupun industri, demi mendukung terciptanya lulusan yang kompeten dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Contributor: Ria Najja Nila Nafi'ah (PSSF 23)

Related News