MIU Login

PIONALA Resmi Dilantik, Warnai Pelantikan Organisasi Mahasiswa FKIK 2025

Batu – Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Malang resmi melantik jajaran pengurus organisasi mahasiswa (ORMAWA) periode 2025 pada Minggu, 13 April 2025. Bertempat di aula fakultas, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, dr. Alvi Milliana, M.Biomed, bersama para pembina organisasi mahasiswa seperti apt. Hajar Sugihantoro, MPH (HMPSF) dan Yossi Indra Kusuma, S.Ked., M.Med. Ed (HMPPD).

Dalam sambutannya, dr. Alvi menyampaikan bahwa pelantikan ORMAWA bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan momentum penting dalam peralihan kepemimpinan mahasiswa. “Pelantikan ini adalah simbol dimulainya kepengurusan baru sekaligus titik awal dalam mengemban amanah yang baru,” ungkapnya. Ia menilai dinamika organisasi mahasiswa yang terus berkembang sesuai kebutuhan mahasiswa adalah hal yang sangat positif. “Dengan dimulainya periode kepengurusan baru, berarti dimulai pula babak baru dalam kepemimpinan mahasiswa yang lebih dinamis dan adaptif,” tambahnya.

dr. Alvi juga berharap agar para pengurus mampu menjadi mahasiswa yang cerdas, kritis namun tidak anarkis, serta mampu menjadi agent of change dan agent of social control. Fakultas, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan kemahasiswaan melalui pendanaan, pembinaan, pendampingan, dan regulasi yang menjamin legalitas organisasi.

Tahun ini, pelantikan terasa spesial dengan bergabungnya PIONALA (Pusat Informasi Obat FKIK UIN Malang) sebagai lembaga semi otonom baru di bawah naungan HMPSF. PIONALA hadir sebagai komunitas yang berfokus pada pengembangan keterampilan mahasiswa farmasi, khususnya dalam konseling pasien dan penyampaian informasi obat yang benar dan komunikatif.

“Bersama PIONALA, kita belajar berkomunikasi efektif dengan pasien, menyampaikan edukasi obat yang mudah dipahami, dan mempersiapkan diri agar saat terjun langsung ke masyarakat nanti kita tidak kaku ataupun bingung,” tutur Imroatul Alfi, President of PIO.

Gubernur DEMA FKIK, Ibnu Malkan menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi penanda awal bagi seluruh pengurus baru untuk bekerja secara maksimal. “Estafet kepemimpinan sudah berpindah ke tangan kita. Ini saatnya membuktikan komitmen dan tanggung jawab kita membawa FKIK ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HMPSF, Muhammad Arbyan mengingatkan pentingnya menjaga semangat berorganisasi. “Pelantikan bukan hanya simbolis, tetapi pengukuhan komitmen. Mari tetap istiqomah mengabdi, menjaga semangat, serta terus berinovasi demi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ucapnya.

Salman, Ketua HMPPD 2025, juga menyampaikan harapannya usai pelantikan. “Harapannya tentu besar ya. Kami ingin menjadikan HMPPD sebagai wadah yang aktif, inklusif, dan berdampak positif, baik bagi internal organisasi maupun civitas FKIK secara luas. Semoga ini jadi awal yang solid untuk membangun kerja tim, program kerja yang relevan, dan kolaborasi lintas organisasi,” jelasnya.

Ia juga memaknai pelantikan sebagai momen yang sarat tanggung jawab. “Buatku pribadi, pelantikan itu bukan sekadar seremoni formal. Itu adalah momen simbolis yang menandai komitmen bersama untuk mengabdi, belajar, dan bertumbuh. Ada tanggung jawab moral dan sosial yang ikut kita bawa sejak dilantik,” tambahnya.

Selain DEMA, HMPSF, HMPPD, dan PIONALA, turut dilantik pula lembaga semi otonom lainnya seperti SENIOR (Seni dan Olahraga), CALVARIA, AMSA, dan Forum Dakwah Ilmiah (FDI). Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak awal kepengurusan yang solid, profesional, dan membawa dampak positif bagi iklim kemahasiswaan di FKIK UIN Malang.

 

Kontributor : Jasmine Athiyya Arva (Farmasi 2023)

 

Berita Terkait