Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA). Berdasarkan Surat Pengumuman Kelulusan Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) PDPPA Tahun 2026 Nomor 0067/TIMADHOC.UKOMNAS.APT/IV/2026, sebanyak 39 mahasiswa angkatan kelima dinyatakan lulus 100%. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan pembinaan akademik yang konsisten serta terarah.
Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh dengan perjuangan, pengorbanan, dan kerja keras. Selama masa pendidikan profesi, mahasiswa dibekali dengan kompetensi akademik, keterampilan klinis, serta penguatan karakter sebagai calon tenaga kesehatan profesional. Dukungan penuh dari dosen, tenaga kependidikan, serta lingkungan akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Malang turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini.
Kelulusan 100% ini juga menjadi penegasan atas komitmen PSPPA UIN Malang dalam menjaga mutu lulusan sejak pertama kali berdiri pada Oktober 2022. Tradisi kelulusan sempurna yang terus terjaga hingga saat ini menunjukkan bahwa sistem pembelajaran, evaluasi, serta pendampingan mahasiswa berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Hal ini sekaligus memperkuat posisi PSPPA UIN Malang sebagai salah satu institusi pendidikan profesi apoteker yang unggul dan terpercaya di Indonesia.
Dengan dinyatakannya kelulusan tersebut, ke-39 mahasiswa resmi menyandang status kompeten dan berhak melanjutkan ke tahap pengambilan sumpah apoteker. Mereka akan bergabung dengan lebih dari 160 Apoteker Ulul Albab lulusan PSPPA UIN Malang sebelumnya yang telah berkiprah di berbagai sektor pelayanan kefarmasian, baik di rumah sakit, apotek, industri farmasi, maupun instansi pemerintahan.
Keberhasilan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara mahasiswa sebagai subjek pembelajaran dengan institusi sebagai fasilitator pendidikan. Proses persiapan Ukomnas yang meliputi pembekalan intensif, simulasi ujian berbasis CBT dan OSCE, serta evaluasi berkelanjutan menjadi kunci dalam menghadapi standar kompetensi nasional yang semakin ketat. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya mampu lulus ujian, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja secara profesional.
Lebih dari sekadar capaian akademik, kelulusan ini diharapkan mampu melahirkan apoteker yang menjunjung tinggi nilai-nilai berakhlak, yakni berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam menjalankan profesi kefarmasian yang berfokus pada keselamatan pasien dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Sebagai bentuk rasa syukur, seluruh pencapaian ini senantiasa dikembalikan kepada Allah SWT dengan penuh keikhlasan: “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin ‘alaa kulli haal.” Ungkapan ini mencerminkan kesadaran bahwa setiap keberhasilan merupakan anugerah yang patut disyukuri, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berusaha memberikan yang terbaik.
PSPPA UIN Malang kedepannya diharapkan dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan capaian ini, serta melahirkan lebih banyak apoteker yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat. Dengan demikian, kontribusi nyata terhadap pembangunan kesehatan nasional dapat terus diwujudkan melalui peran aktif para lulusan di tengah masyarakat.
Kontributor: Nessa Levina Talitha (PSSF 24) & Salsabilla Septiana Azahra (PSSF 25)





