Malang – Seluruh mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang angkatan 2024 AETHERIUM mengikuti kegiatan Pharmaceutical Student Excursions (PSE) 2026 pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 273 mahasiswa dan didampingi oleh 12 dosen FKIK UIN Malang, kegiatan ini merupakan program pembelajaran luar kelas yang dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa secara langsung kepada dunia industri farmasi, pangan, dan kosmetik. Melalui kunjungan ke sejumlah perusahaan nasional, peserta memperoleh pengalaman nyata mengenai proses produksi, pengendalian mutu, penelitian dan pengembangan produk, serta penerapan ilmu kefarmasian di lingkungan industri.
Sebelum keberangkatan, Sekretaris Program Studi Sarjana Farmasi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. apt. Yen Yen Ari Indra Wijaya, M.Farm. Klin., menyampaikan bahwa Pharmaceutical Student Excursions menjadi bagian penting dalam mendukung pembelajaran mahasiswa. Menurut beliau, pengalaman belajar secara langsung di industri akan memperkaya wawasan mahasiswa yang selama ini diperoleh melalui perkuliahan di kelas dan praktikum. Beliau juga berharap seluruh mahasiswa Farmasi Angkatan 2024 dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun kompetensi, memperluas relasi profesional, dan mengenal lebih dekat dunia kerja yang akan mereka hadapi setelah lulus.

“Pharmaceutical Student Excursions menjadi momentum bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung implementasi ilmu kefarmasian di dunia industri. Kami berharap seluruh mahasiswa mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dari para praktisi, memahami standar industri, serta mempersiapkan diri menjadi lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Dr. apt. Yen Yen Ari Indra Wijaya, M.Farm. Klin.
Setelah tiba di lokasi, peserta dibagi menjadi dua kloter untuk mengoptimalkan proses kunjungan industri. Kloter pertama mengunjungi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, sedangkan kloter kedua mengunjungi PT Agrotelo Indonesia. Pembagian ini dilakukan agar setiap peserta dapat mengikuti sesi pemaparan materi dan observasi lapangan dengan lebih nyaman serta interaktif.
Di PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai sejarah perusahaan, proses produksi obat tradisional, penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), serta sistem pengendalian mutu yang diterapkan pada setiap produk. Peserta juga diajak berkeliling laboratorium dan fasilitas produksi untuk melihat secara langsung tahapan pengolahan bahan baku hingga proses pengemasan produk. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai standar industri farmasi herbal yang telah memenuhi kualitas nasional maupun internasional.

Sementara itu, peserta yang berada di PT Agrotelo Indonesia mempelajari inovasi pengolahan pangan berbasis bahan baku lokal dengan memanfaatkan teknologi modern. Mahasiswa diperkenalkan pada proses produksi, pengembangan produk, hingga strategi peningkatan nilai tambah komoditas lokal agar mampu bersaing di pasar. Diskusi bersama tim perusahaan juga membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang kolaborasi antara bidang farmasi dan industri pangan.

Setelah sesi kunjungan pertama selesai, kedua kloter kemudian bertemu kembali untuk melanjutkan agenda bersama di PT Victoria Care Indonesia Tbk. Pada kunjungan ini, seluruh peserta mendapatkan pemaparan mengenai industri kosmetik dan personal care, mulai dari proses formulasi, produksi, hingga sistem pengawasan mutu yang diterapkan perusahaan. Mahasiswa juga berkesempatan berdialog langsung dengan para praktisi mengenai perkembangan industri kosmetik, inovasi produk, serta peluang karier bagi lulusan farmasi.

Antusiasme mahasiswa Farmasi Angkatan 2024 terlihat sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan disampaikan kepada narasumber mengenai proses penelitian, pengembangan produk, regulasi industri, hingga tantangan yang dihadapi perusahaan dalam menghadapi persaingan global. Interaksi tersebut menjadi pengalaman berharga yang memperkuat keterkaitan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik profesional di dunia industri.
Melalui Pharmaceutical Student Excursions 2026, mahasiswa AETHERIUM Farmasi 2024 tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga pengalaman nyata mengenai dinamika industri farmasi, pangan, dan kosmetik di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Program Studi Sarjana Farmasi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Diharapkan pengalaman ini mampu membentuk lulusan yang kompeten, profesional, serta siap memberikan kontribusi bagi perkembangan industri kesehatan di masa depan.
Kontributor: Rizki Maulana Akbar (Farmasi 24) & Nessa Levina Talitha (Farmasi 2024)





