MIU登录

PIONALA FKIK UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANGSELENGGARAKAN PIOFEST x HEALTHY SANTRI 2026 DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH TAHFIDZUL AL-FURQAN MALANG

Malang – PIONALA Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah menyelenggarakan kegiatan PIOFEST 2026 x Healthy Santri pada Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di Pondok Pesantren Salafiyah Tahfidzul Al-Furqan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi PIONALA dalam memberikan edukasi kesehatan dan informasi kefarmasian kepada santri melalui rangkaian kegiatan yang interaktif, edukatif, dan aplikatif. Pelaksanaan kegiatan melibatkan 83 santri sebagai peserta, 22 volunteer, dan 10 dosen Program Studi Sarjana Farmasi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang turut mendukung keberlangsungan rangkaian kegiatan.

Gambar 1. Dokumentasi Bersama.

Rangkaian PIOFEST 2026 diawali dengan kegiatan senam bersama, mobilisasi peserta, registrasi, serta pembukaan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars, dan Hymne FKIK, sambutan Ketua Pelaksana, sambutan Pembina PIONALA FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta sambutan dari pembina Pondok Pesantren Salafiyah Tahfidzul Al-Furqan. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan cendera mata kepada pihak pondok pesantren sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan.

Gambar 2. Pemaparan Materi ”Santri Sehat” oleh Duta Santri Nasional.

Dalam pelaksanaan PIOFEST x Healthy Santri 2026, PIONALA FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berkolaborasi dengan Duta Santri Nasional sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan edukasi kesehatan bagi santri. Duta Santri Nasional berperan sebagai pemateri dalam sesi “Santri Sehat” yang dilaksanakan setelah rangkaian pembukaan. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh penyampaian informasi mengenai kesehatan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren. Penyampaian materi dilaksanakan secara interaktif sehingga peserta dapat mengikuti dan memahami informasi yang diberikan dengan baik.

Gambar 3. Sesi Focus Group Discussion

Setelah penyampaian materi “Santri Sehat”, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti 焦点小组讨论 (FGD) yang didampingi oleh Bapak/Ibu dosen, panitia dan 志愿者 . Kegiatan FGD dilaksanakan secara interaktif melalui diskusi antara peserta, Bapak/Ibu dosen, panitia, dan 志愿者 mengenai informasi kesehatan yang telah disampaikan. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pengalaman, pertanyaan, serta menanggapi berbagai topik yang dibahas selama diskusi. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat memahami materi secara lebih mendalam serta berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran.

Gambar 4. Dokumentasi Hasil Infografis Peserta

Setelah sesi FGD, peserta diberikan kesempatan untuk mengolah informasi yang telah diperoleh melalui kegiatan pembuatan infografis secara berkelompok. Setiap kelompok menyusun infografis berdasarkan hasil diskusi dan informasi kesehatan yang telah diperoleh selama rangkaian kegiatan dengan didampingi oleh Bapak/Ibu Dosen, panitia, dan 志愿者. Setelah infografis selesai, masing-masing kelompok diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karyanya di hadapan forum kelompok. Presentasi tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan kembali informasi kesehatan yang telah diperoleh dan hasil pengolahan diskusi dalam bentuk infografis. Selanjutnya, hasil karya dan penyampaian masing-masing kelompok dinilai oleh Bapak/Ibu Dosen menggunakan rubrik penilaian yang telah disediakan dengan mempertimbangkan aspek-aspek penilaian yang telah ditentukan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi dan hasil karya peserta, diberikan 授予 kepada kelompok dengan hasil terbaik.

接下来,活动继续进行。 games yang melibatkan peserta, panitia, dan 志愿者. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menciptakan suasana yang menyenangkan serta meningkatkan interaksi dan keterlibatan peserta dalam rangkaian kegiatan. Setelah pelaksanaan games, kegiatan dilanjutkan dengan 授予 sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi peserta selama kegiatan. Peserta kemudian melakukan pengisian evaluasi sebagai bahan penilaian dan masukan terhadap pelaksanaan PIOFEST x Healthy Santri 2026.

Gambar 5. Simbolisasi Penyerahan Spray Anti-Tungau Miutera kepada perwakilan pondok pesantren

Agenda berikutnya adalah demonstrasi spray anti-tungau “Miutera” yang dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Saskia Nurmala Intan Riefanti. Miutera merupakan produk spray anti-tungau hasil inovasi mandiri PIONALA yang diperkenalkan sebagai salah satu bentuk penerapan pengetahuan kefarmasian dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Demonstrasi ini menjadi bagian dari edukasi aplikatif dalam rangka meningkatkan pemahaman peserta mengenai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan pencegahan masalah kesehatan yang berkaitan dengan tungau. Peserta mengikuti demonstrasi dengan antusias dan memperoleh penjelasan secara langsung mengenai tahapan yang diperagakan. Setelah demonstrasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis spray anti-tungau “Miutera” kepada perwakilan Pondok Pesantren Salafiyah Tahfidzul Al-Furqan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pondok. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan dokumentasi, pembacaan doa, serta penutupan.

Melalui PIOFEST x Healthy Santri 2026, PIONALA FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan edukasi kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran santri mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pesantren yang sehat, bersih, dan mendukung kualitas hidup masyarakat.

相关新闻