Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh lulusan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang di kancah nasional. Dua dokter alumni Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) berhasil mengharumkan nama almamater yang dikenal sebagai Kampus Ulul Albab lewat ajang ilmiah bergengsi 13th PIT IKA (Annual Scientific Meeting of Indonesian Pediatric Society) yang digelar pada 10–14 Oktober 2025 di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Kota Malang.
Acara tahunan yang diinisiasi oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ini merupakan pertemuan ilmiah terbesar di Tanah Air yang berfokus pada perkembangan ilmu kesehatan anak. Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh Indonesia, terdiri atas mahasiswa kedokteran, dokter umum, peserta program spesialis (PPDS), hingga dokter spesialis anak.
Dalam kompetisi nasional tersebut, dua lulusan FKIK UIN Maliki Malang berhasil menorehkan prestasi gemilang. dr. Risna Afiatur Rosyida sukses meraih penghargaan The Winner of Travel Scholarship Awards, sementara dr. Vivian Fahmanissa Nur Fatharani dinobatkan sebagai Best Free Paper Electronic Poster Presentation (Endocrinology Category).
Keduanya berhasil unggul di antara peserta dari berbagai institusi kedokteran ternama di Indonesia.
Usai menerima penghargaan, dr. Vivian mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Banyak ilmu yang kami dapatkan selama kegiatan berlangsung,” tuturnya dengan penuh semangat. Ia berharap prestasi ini bisa memacu semangat mahasiswa kedokteran untuk aktif berkontribusi di berbagai forum ilmiah, baik nasional maupun internasional.
Senada dengan itu, dr. Risna menuturkan bahwa keberhasilannya merupakan hasil kerja keras, ketekunan, serta dukungan dari para pembimbing dan rekan sejawat.
“Proses penelitian dan penyusunan electronic poster paper ini cukup menantang. Namun, berkat semangat belajar dan bimbingan dari dosen kami dr. Lina Fitria Astari, Sp.A, M.Biomed, kami akhirnya bisa memberikan hasil terbaik untuk UIN Malang,” ungkapnya.

Capaian kedua dokter tersebut menjadi bukti bahwa lulusan FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi di dunia kedokteran. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan civitas akademika lainnya untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi, dan membawa semangat Ulul Albab dalam mengintegrasikan ilmu untuk kemajuan kesehatan anak di Indonesia.





