MIU Login

Kick Off Dies Maulidiyah ke-65 UIN Malang Semarak, FKIK Usung Inovasi Herbal Nusantara

Semangat kebersamaan dan kreativitas sivitas akademika mewarnai Kick Off Dies Maulidiyah ke-65 atau Lustrum XIII UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar di Lapangan Kampus 1, Senin (17/8/2026). Mengusung tema “Dari UIN Malang untuk Dunia: Peran Strategis Kampus dalam Membangun Peradaban Kesehatan”, kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan 65 tahun UIN Malang.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP., secara resmi membuka rangkaian Dies Maulidiyah ke-65. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa usia 65 tahun menjadi momentum penting bagi UIN Malang untuk semakin matang dalam berkarya dan memperkuat langkah menuju perguruan tinggi yang unggul, bereputasi internasional, dan berkelas dunia. Sejalan dengan tema “Peran Strategis Kampus dalam Membangun Peradaban Kesehatan”, seluruh sivitas akademika juga diajak untuk membangun budaya hidup sehat yang mencakup kesehatan fisik, mental, dan lingkungan.

Turut memeriahkan kegiatan tersebut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang hadir dengan mengusung tema “Inovasi Obat Tradisional dan Herbal Nusantara.” Sebanyak 36 anggota kontingen tampil mengenakan busana adat Papua, sebagai wujud apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia.

Keikutsertaan FKIK sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap tema besar Dies Maulidiyah. Melalui tema herbal Nusantara, FKIK menyoroti kekayaan alam Indonesia yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui ilmu pengetahuan, penelitian, dan inovasi kesehatan.

Rangkaian Dies Maulidiyah ke-65 selanjutnya akan diisi dengan berbagai agenda, termasuk Maliki Islamic University Award, refleksi capaian satu tahun Kabinet Sakti, serta peluncuran sejumlah program prioritas dan unggulan universitas.

Bagi FKIK, momentum ini menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meneguhkan kontribusi dalam membangun peradaban kesehatan yang inovatif, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai keislaman serta kemanusiaan.

Kontributor: Ria Najja Nila Nafi’ah (PSSF 23)

Berita Terkait