MIU Login

Idul Adha 2026: Wakil Rektor 1 Apresiasi Qurban di FKIK UIN Malang hingga Nyate Bareng

MALANG, 28 Mei 2026 – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menggelar penyembelihan dan distribusi hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H pada Kamis (28/5) hari ini. Kegiatan tahunan ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Rektor 1 (WR 1) UIN Malang, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., yang hadir meninjau lokasi, bahkan ikut membaur membakar sate bersama seluruh staf.

Pada pelaksanaan kali ini, panitia mengelola sebanyak 7 ekor hewan kurban yang terdiri dari 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Seluruh proses, mulai dari penyembelihan hingga pendistribusian daging, dipastikan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan syariat Islam.

Solidaritas Tanpa Sekat dan Momen WR 1 Ikut “Nyate” Bareng

Proses pengelolaan hewan kurban dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh lintas struktural kampus tanpa sekat. Mulai dari pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan (tendik), petugas keamanan (security), hingga staf pendukung, semua turun tangan langsung ke lapangan.

Suasana kebersamaan ini semakin hangat saat memasuki sesi makan bersama. WR 1 UIN Malang, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., yang hadir di tengah-tengah kegiatan tidak canggung untuk ikut langsung dalam keseruan membuat dan membakar sate di area kampus.

Keterlibatan langsung Wakil Rektor dalam momen “nyate bareng” ini menciptakan nuansa egalitarianisme yang kental. Menurutnya, agenda seperti ini menjadi media komunikasi yang sangat efektif secara top-down maupun bottom-up, sekaligus menjadi bentuk apresiasi nyata dari jajaran rektorat dan pimpinan fakultas kepada seluruh bawahan dan staf yang telah bekerja keras.

Paket daging kurban yang telah dikemas rapi difokuskan untuk dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan FKIK UIN Malang.

Melalui aksi sosial ini, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa FKIK berkomitmen untuk mengikis jarak pandang antara institusi akademik dengan warga lokal setempat. Beliau menekankan pentingnya adab saat menyerahkan daging, yaitu dilakukan secara merata, penuh kesantunan, dan tanpa merendahkan penerima agar esensi sosial dari ibadah ini benar-benar terjaga.

Dalam sesi wawancara, WR 1 mengajak seluruh civitas akademika untuk merefleksikan kembali makna kurban dari kisah Nabi Ibrahim AS. Peristiwa tersebut bukan sekadar ritual tahunan melainkan simbol ketulusan, keikhlasan, dan hubungan (relasi) bapak-anak yang kuat.

Nilai luhur itulah yang ingin diimplementasikan ke dalam konteks lingkungan kerja kampus. Seluruh pegawai dan dosen diharapkan mampu meneladani ketulusan dalam bekerja, keikhlasan dalam mengabdi, serta senantiasa menjaga relasi yang harmonis antarwarga kampus demi kemajuan institusi.

Di akhir kunjungannya, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., menyampaikan kesan mendalam dan menganggap kegiatan kurban di FKIK tahun ini sukses besar serta layak menjadi uswah (teladan) yang baik bagi fakultas-fakultas lain di lingkungan UIN Malang. Beliau menegaskan bahwa agenda mulia ini harus terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

“Saya berharap pelayanan dan sistem distribusi daging kurban di masa depan dapat terus ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Jika rezeki memungkinkan, jumlah hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha berikutnya juga harus terus ditingkatkan,” harap WR 1.

Beliau juga menitipkan pesan penutup agar proses pembagian daging kurban selalu dilakukan dengan wajah bahagia, senyuman hangat, dan tanpa penghinaan, sehingga keberkahan kurban dapat menyentuh dan dirasakan dengan bahagia oleh semua pihak.

Berita Terkait