Malang, 1 September 2026 — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Pascasarjana FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2026 pada Selasa (1/9/2026). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Ar-Rahim FKIK Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan diikuti oleh mahasiswa baru Program Studi Magister Farmasi serta Program Studi Magister Ilmu Biomedik.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, baik secara luring maupun daring melalui Zoom. Hadir secara langsung maupun daring, Dekan FKIK Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati PW., M.Kes., Sp.Rad (K), Wakil Dekan I Bidang Akademik Dr. dr. Ermin Rachmawati, M.Biomed, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) dr. Alvi Milliana, M.Biomed, serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Begum Fauziyah, M.Farm. Turut hadir Kepala Bagian Tata Usaha FKIK Nur Farida, S.Psi., serta para ketua dan sekretaris program studi di lingkungan Pascasarjana FKIK.
Dalam sambutannya, Dekan FKIK Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati PW., M.Kes., Sp.Rad (K) menyampaikan bahwa memasuki jenjang pendidikan magister bukan sekadar melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Pendidikan pascasarjana merupakan proses transformasi seorang pembelajar menjadi insan akademik yang mampu berpikir kritis, menghasilkan gagasan, melakukan penelitian, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Prof. Yuyun berharap mahasiswa baru pascasarjana tidak hanya berorientasi pada penyelesaian studi dan memperoleh gelar akademik. Lebih dari itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun budaya akademik yang kuat selama menjalani proses pendidikan.
“Memasuki jenjang pendidikan magister bukan sekadar melanjutkan jenjang pendidikan. Pendidikan pascasarjana adalah proses transformasi dari seorang pembelajar menjadi insan akademik yang mampu berpikir kritis, menghasilkan gagasan, melakukan penelitian, dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat,” tutur Prof. Yuyun.
Lebih lanjut, Prof. Yuyun menekankan bahwa FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memiliki karakteristik yang khas dalam pengembangan keilmuan. Oleh karena itu, mahasiswa pascasarjana diharapkan tidak hanya memiliki keunggulan secara intelektual, tetapi juga menjunjung tinggi integritas serta memiliki kepedulian terhadap kemanusiaan.
“Harapannya, mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap kemanusiaan,” lanjutnya.
Setelah sambutan Dekan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FKIK, Dr. dr. Ermin Rachmawati, M.Biomed. Materi yang disampaikan mencakup sistem akademik, kurikulum, capaian pembelajaran, regulasi akademik, serta berbagai hal penting yang perlu dipahami mahasiswa selama menjalani proses studi di lingkungan Pascasarjana FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing ketua program studi sekaligus sesi orientasi akademik tingkat program studi. Ketua Program Studi Magister Farmasi (PSMF), Dr. apt. Burhan Ma’arif Z.A., M.Farm., memberikan pengenalan mengenai lingkungan akademik dan pelaksanaan pendidikan di Program Studi Magister Farmasi. Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Ilmu Biomedik, Dr. drg. Anik Listiyana, M.Biomed., AHK, menyampaikan orientasi akademik bagi mahasiswa baru Program Studi Magister Ilmu Biomedik.
Melalui kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan ini, mahasiswa baru pascasarjana diharapkan dapat memahami sistem dan regulasi akademik, mengenal lingkungan serta budaya akademik FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sekaligus mempersiapkan diri untuk menjalani proses pendidikan magister secara optimal.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk membangun kesiapan akademik, memperkuat karakter sebagai insan akademik, serta berproses menjadi lulusan pascasarjana yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.





