تسجيل دخول MIU

PLANAR 2026 Perkuat Jejaring Akademik dan Buka Peluang Kolaborasi Farmasi

Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali memperkuat jejaring akademik dan profesional melalui The 6th International Pharmacy Ulul Albab Conference and Seminar (PLANAR) 2026. Memasuki penyelenggaraan keenam, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi akademisi, peneliti, tenaga profesional, dan praktisi untuk bertukar pengetahuan sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang farmasi.

Ketua Pelaksana PLANAR 2026, apt. Mayu Rahmayanti, S.Farm., M.Sc., menyampaikan bahwa PLANAR merupakan agenda tahunan Program Studi Sarjana Farmasi FKIK UIN Malang yang terus dikembangkan sebagai forum pertukaran pengetahuan dan jejaring antarinstitusi. Penyelenggaraan tahun ini mendapat antusiasme dari sekitar 300 peserta yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.

Partisipasi peserta berasal dari berbagai latar belakang, tidak hanya dari lingkungan UIN Malang, tetapi juga dari perguruan tinggi dan institusi profesional lainnya. Keterlibatan tersebut mencakup akademisi, peneliti, serta praktisi dari industri farmasi, rumah sakit, apotek, dan klinik. Keberagaman peserta tersebut memberikan ruang bagi terjadinya pertukaran perspektif antara dunia akademik dan praktik kefarmasian.

“Dengan tema inovasi dalam penghantaran obat, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi tempat untuk berbagi pengetahuan dan berdiskusi mengenai penghantaran serta pengembangan obat,” ujarnya.

PLANAR 2026 juga menghadirkan empat pemateri yang memperkuat perspektif nasional dan internasional dalam forum tersebut. Dua pemateri nasional berasal dari Universitas Gadjah Mada و جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية في مالانج, sedangkan dua pemateri internasional berasal dari Aarhus University, Denmark, ، و Mahsa University, Malaysia.

Kehadiran pemateri dari berbagai institusi tersebut menjadi salah satu upaya PLANAR untuk memperluas cakupan diskusi dan mempertemukan berbagai perspektif dalam perkembangan ilmu farmasi. Forum ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi dapat berkembang menjadi ruang untuk membangun hubungan akademik dan profesional yang berkelanjutan.

Salah satu tujuan penting penyelenggaraan PLANAR 2026 adalah membuka kesempatan kolaborasi antara berbagai unsur yang terlibat dalam pengembangan bidang farmasi. Pertemuan antara akademisi, profesional, peneliti, dan praktisi diharapkan dapat melahirkan gagasan baru serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan dalam penelitian maupun pengembangan keilmuan.

Bagi beliau, keberhasilan PLANAR tidak hanya diukur dari terselenggaranya rangkaian acara, tetapi juga dari pengetahuan, gagasan, dan jejaring yang dapat dibawa pulang oleh para peserta. Beliau berharap PLANAR 2026 dapat memberikan pengalaman akademik yang bermakna sekaligus menjadi awal dari terbentuknya koneksi dan kolaborasi baru.

“Semoga PLANAR 2026 tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka kesempatan untuk menghadirkan ide dan koneksi baru,” harapnya.

Melalui penyelenggaraan tahun keenam ini, PLANAR 2026 diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai forum akademik yang mempertemukan berbagai elemen dalam bidang farmasi, sekaligus membuka ruang bagi terbentuknya jejaring dan kolaborasi yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik kefarmasian.

المساهمة: ريا ناجا نيلا نافعة (PSSF 23)

أخبار ذات صلة