Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar rapat persiapan akademik menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, Jumat (7/8/2026). Rapat ini menjadi forum konsolidasi antara pimpinan universitas dan fakultas untuk memastikan kesiapan pelaksanaan perkuliahan, mulai dari kurikulum, kalender akademik, penjaminan mutu, keselamatan kerja, hingga integritas akademik. Rapat dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Malang, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D. Turut hadir pula Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. Zainal Habib, M.Hum.; Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., M.A., serta Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum di bawah Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dr. Abdussakir, M.Pd. Dari pihak fakultas, juga turut hadir Dekan FKIK UIN Malang, Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati, M.Kes., Sp.Rad (K), beserta seluruh jajaran Wakil Dekan, pimpinan program studi, dosen, dan tenaga kependidikan dari enam program studi di lingkungan FKIK, serta perwakilan mahasiswa. Rapat ini turut mengundang perseptor dari Rumah Sakit Pendidikan Utama dan wahana pendidikan. Selain itu, rapat juga dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan (المالكون) eksternal, di antaranya perwakilan RSUD Karsa Husada Kota Batu, RSUD Kota Malang, RSUD dr. Saiful Anwar, RSJ Lawang, Dinas Kesehatan Kota Malang, Puskesmas, serta preseptor dari industri farmasi dan Pedagang Besar Farmasi (PBF), sebagai bentuk sinergi antara FKIK dengan jejaring wahana pendidikan dan mitra kerja sama. Rapat persiapan akademik ini dilaksanakan secara هجين, dengan beberapa tamu undangan hadir melalui platform Zoom meeting.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan paparan materi dari Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. dr. Ermin Rachmawati, yang menegaskan visi FKIK untuk menjadi fakultas unggul dan bereputasi internasional melalui implementasi sains dan Islam yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat.Beliaumenyosialisasikan kebijakan kalender akademik 2026/2027 yang akan dibuat lebih informatif dan dipublikasikan melalui media sosial untuk mendukung manajemen lintas program studi.Beliaujuga menekankan penguatan bahasa Inggris melalui program يوم الثلاثاء هو يوم اللغة الإنجليزية bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, termasuk untuk penyusunan proposal dan sidang skripsi, serta penguatan bahan ajar berbasis riset dan pengabdian masyarakat melalui program pengabdian masyarakat dan Hajj Health-Based Interprofessional Education (HIPE). Terkait asesmen,Beliaumengingatkan pentingnya optimasi soal ujian di sejumlah program studi, serta perlunya kepatuhan terhadap pedoman etis penggunaan AI.

Pemaparan materi dilanjutkan oleh Satuan Tugas K3L FKIK, Bapak Yossi Indra Kusuma, S.Ked., M.Med.Ed., yang menjelaskan terbentuknya Satuan Tugas Kesehatan, dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan (Satgas K3L) yang mendukung lima aspek kehidupan, yakni aspek hukum, kemanusiaan (HAM), reputasi lembaga, ekonomi, serta aspek sosial dalam kehidupan bermasyarakat.Beliauturut menyampaikan bahwa FKIK telah memiliki sistem Emergency Call yang siap digunakan apabila terjadi kecelakaan kerja di lingkungan kampus. Sesi paparan materi kemudian ditutup oleh dr. Abdul Malik Setiawan, M.Infect.Dis., yang membahas pengenalan dan identifikasi pelanggaran integritas akademik, mencakup praktik plagiasi, kecurangan, fabrikasi data, dan pemalsuan data, termasuk larangan penggunaan jasa penulis ghost writer,Beliaumenegaskan bahwa setiap buku ajar yang disusun dosen harus sesuai dengan materi yang diajarkan kepada mahasiswa serta relevan dengan bidang keilmuan dan profesinya.

Usai sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sambutan Dekan FKIK, Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati, yang menyampaikan bahwa setiap tahun ajaran baru senantiasa membawa tantangan sekaligus peluang bagi seluruh civitas akademika.Beliaumenekankan pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses akademik, sembari menegaskan keberlanjutan program يوم الثلاثاء هو يوم اللغة الإنجليزية yang berlaku bagi seluruh civitas akademika FKIK. Tidak kalah penting, Dekan turut menggarisbawahi urgensi sosialisasi Satuan Tugas Kesehatan, dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan (Satgas K3L) sebagai bentuk penrapan lingkungan FKIK dalam standar keamanan dan kesehatan yang optimal, sekaligus mengajak seluruh dosen memahami dan menanamkan nilai integritas akademik untuk kemudian ditularkan kepada mahasiswa, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif.Beliauberharap tahun akademik 2026 dapat menjadi momentum peningkatan kualitas pendidikan, dengan target enam program studi di FKIK meraih reputasi dan sertifikasi internasional tanpa meninggalkan landasan nilai-nilai keislaman.

Rangkaian sambutan kemudian ditutup oleh Wakil Rektor UIN Malang, Drs. H. Basri, yang turut menyampaikan sejumlah arahan penting yang dititipkan oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana. Disampaikan bahwa setiap kegiatan dan prestasi civitas akademika perlu dipublikasikan secara konsisten melalui media sosial. Rektor juga menyoroti pentingnya publikasi ilmiah, serta mengarahkan agar seluruh program studi lebih optimal dalam mempersiapkan akreditasi, dengan berkoordinasi bersama Lembaga Penjaminan Mutu UIN Malang (LPM) terkait kelengkapan administratif dan teknis pendukungnya. Lebih jauh, tantangan besar FKIK ke depan dinilai terletak pada upaya integrasi sains dan Islam sehingga penelitian dan publikasi FKIK dapat memberi dampak yang lebih luas.

Sebagai penanda komitmen bersama, dilaksanakan penandatanganan secara simbolis oleh Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum LPM, Dr. Abdussakir, M.Pd., bersama perwakilan enam program studi di lingkungan FKIK UIN Malang, yang meliputi Komitmen Task Force Akreditasi Internasional yang ditandatangani oleh jajaran Dekanat FKIK, serta Komitmen Kesehatan, dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan (K3L). Rangkaian rapat persiapan akademik ini akhirnya ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., M.A., sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan sekaligus harapan agar seluruh persiapan akademik yang telah dibahas dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi FKIK UIN Malang menjelang tahun ajaran 2026/2027. Melalui rapat ini, FKIK UIN Malang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, memperkuat reputasi internasional, serta membangun budaya akademik yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Kontributor: Deliya Shafa Oktantia (PSSF 23)





