Malang, 2 September 2026 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat jejaring kemitraan dengan institusi pelayanan kesehatan. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Tripartit antara FKIK UIN Malang, RSUD Karsa Husada Batu, dan RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Rabu (2/9/2026).
Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan profesi sekaligus memperluas ruang pembelajaran bagi mahasiswa FKIK UIN Malang. Melalui kemitraan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan rumah sakit serta dapat mengembangkan kompetensi sesuai bidang profesinya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan serta perwakilan dari masing-masing rumah sakit mitra. Prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama tripartit ini dilakukan secara resmi oleh Dekan FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati P. W., M.Kes., Sp.Rad (K), bersama Kompol dr. Zaid, M. Tr. K. K. (Karumkit RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong) dan dr. Sofianita, M.Kes (Wadir Umum RSUD Karsa Husada Batu)

Ketua Unit Kerja Sama FKIK UIN Malang, Dr. dr. Lailia Nur Rachma, M.Biomed., menjelaskan bahwa kerja sama dengan kedua rumah sakit tersebut memiliki peran strategis dalam menunjang pemenuhan kompetensi mahasiswa, khususnya mahasiswa profesi dokter dan apoteker.“Kerja sama ini terutama ditujukan untuk memenuhi kompetensi mahasiswa profesi dokter dan apoteker melalui pengalaman pembelajaran di rumah sakit,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberadaan RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong menjadi penting untuk memperluas ketersediaan kasus sebagai media pembelajaran, khususnya pada bidang forensik. Menurutnya, pemanfaatan rumah sakit sebagai wahana pendidikan ke depan tidak hanya terbatas pada bidang forensik, tetapi berpotensi dikembangkan untuk berbagai bidang lainnya. Hal ini sejalan dengan upaya FKIK UIN Malang dalam memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan capaian kompetensinya.

Tak berhenti pada aspek pendidikan, kerja sama tripartit ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Penelitian bersama dan pengabdian kepada masyarakat menjadi dua bidang yang diharapkan dapat dikembangkan melalui kemitraan tersebut. Ke depan, FKIK UIN Malang berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa.
“Harapannya kerja sama ini dapat berjalan dengan baik, mahasiswa memperoleh pembelajaran sesuai kompetensinya, serta memiliki ruang untuk mengembangkan keterampilan secara langsung di rumah sakit. Ke depan, kolaborasi juga dapat diperluas dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
Penandatanganan kerja sama ini sekaligus menegaskan komitmen FKIK UIN Malang untuk terus membangun jejaring strategis dengan fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan semakin luasnya wahana pembelajaran, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga pengalaman nyata yang menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia profesi.





