تسجيل دخول MIU

Mahasiswa PSPD UIN Malang Ikuti PULSE 2026 di Universiti Malaya

Kuala Lumpur, Malaysia — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Muhammad Raihan Zaky, mengikuti PULSE 2026 (Promoting Unity & Learning through Student Exchange) sebagai delegasi Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI). PULSE 2026 merupakan program student exchange yang diselenggarakan oleh Universiti Malaya Medical Society (UM MEDSOC) dan berlangsung pada 3–6 Juli 2026 di Faculty of Medicine, Universiti Malaya, Kuala Lumpur.

PULSE 2026 diikuti oleh 63 mahasiswa kedokteran dari berbagai institusi di Asia. Dalam infopack resmi kegiatan, peserta berasal dari ISMKI, The Chinese University of Hong Kong, Shenzhen, Tzu Chi University, Nanyang Technological University, The University of Tokyo, Mahidol University, Universiti Malaya, serta Universiti Putra Malaysia. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa kedokteran untuk bertukar pengetahuan, perspektif, pengalaman mengenai praktik kesehatan, sekaligus membangun relasi lintas negara dan budaya.

Mengangkat tema “The Invisible Aetiology: Climate Change as a Clinical Catalyst”, PULSE 2026 mengajak mahasiswa untuk melihat keterkaitan perubahan iklim dengan dunia kedokteran dan kesehatan masyarakat. Selama empat hari, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan akademik dan nonakademik, mulai dari opening ceremony, inspirational forum mengenai perubahan iklim dan kesehatan masyarakat global, faculty tour, campus tour, cultural stations, case discussion, creative case presentation, hingga Cultural Night.

Salah satu kegiatan yang menjadi pengalaman menarik bagi Zaky adalah sesi UM MEDSOC Student Interest Groups (SIG) Unleashed. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pengalaman hands-on melalui berbagai station yang memperkenalkan bidang general surgery, orthopaedics surgery, cardiothoracic surgery, paediatrics, serta Black Belt Academy of Surgical Skills (BBASS). Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman keterampilan klinis melalui aktivitas interaktif dan workshop.

Dari berbagai pengalaman clinical skills tersebut, salah satu hal yang menarik perhatian Zaky adalah metode latihan suturing menggunakan kulit pisang yang diperkenalkan melalui BBASS. Menurutnya, metode tersebut memiliki potensi untuk diadaptasi sebagai salah satu alternatif media latihan keterampilan klinis di lingkungan PSPD karena sederhana dan memungkinkan mahasiswa melakukan latihan secara berulang.

Banyak hal yang saya dapatkan selama mengikuti PULSE, terutama dari pengalaman hands-on clinical skills. Salah satu yang menurut saya paling memungkinkan untuk dibawa dan dikembangkan di kampus adalah metode latihan suturing menggunakan kulit pisang. Saya melihat metode ini cukup sederhana dan dapat menjadi alternatif untuk mahasiswa berlatih secara mandiri maupun berulang,” ujar Zaky.

Pengalaman tersebut kemudian mendorong Zaky untuk menyampaikan insight mengenai metode latihan suturing tersebut kepada pihak akademik PSPD. Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan internasional seperti PULSE tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi, tetapi dapat menjadi masukan yang berpotensi dikembangkan dan memberikan manfaat bagi proses pembelajaran mahasiswa kedokteran di PSPD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Keikutsertaan dalam PULSE 2026 menjadi salah satu bentuk pengalaman internasional yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik, mengenal perspektif pendidikan kedokteran dari berbagai institusi, serta membawa pulang ide dan praktik pembelajaran yang relevan untuk dikembangkan di lingkungan institusi asal.

أخبار ذات صلة