EN ID

Interprofessional Education (IPE) Berbasis Kesehatan Haji oleh FKIK UIN Malang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Sabtu (10/09) lalu telah berlangsung Prosesi Pembekalan Hajj Health-based Interprofessional Education (HIPE) bagi mahasiswa/i Prodi Sarjana Farmasi dan Pendidikan Dokter FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan berlangsung di aula lantai 4 Rumah Singgah Kampus II UIN Malang. Setiap tahun FKIK UIN Malang, melalui Unit Medical and Health Professional Education berkolaborasi dengan Unit Kesehatan Haji, secara reguler merancang HIPE dengan melibatkan mahasiswa farmasi dan kedokteran untuk terjun langsung di tengah-tengah masyarakat, khususnya pada para calon jamaah haji.

IPE adalah sistem pendidikan yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) agar diterapkan di berbagai perguruan tinggi kesehatan di seluruh dunia. IPE di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu sendiri melibatkan dua Program Studi yang berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) yakni Program Studi Farmasi dan Pendidikan Dokter. FKIK UIN Malang memiliki ke-khusus-an tersendiri dimana IPE yang dilaksanakan yakni berbasis kesehatan haji. Hajj Health-Based Interprofessional Education (HIPE) bertujuan untuk melatih dan membiasakan para calon tenaga kesehatan, baik itu dari farmasi maupun kedokteran, untuk senantiasa mengedepankan kolaborasi dalam memecahkan suatu permasalahan di bidang medis. Mahasiswa nantinya akan dibimbing oleh para dosen pembimbing yang juga berasal dari lintas profesi. Selain itu, sasaran HIPE adalah para calon jamaah haji (CJH) sehingga program ini diharapkan dapat membantu CJH mencapai kondisi istitha’ah (mampu) khususnya istitha’ah dalam aspek kesehatan.

Penyelenggaraan HIPE tahun 2022 kali ini sedikit berbeda dengan penyelenggaraan 2 tahun terakhir (masa pandemi COVID-19) yang dilakukan secara daring. Di tahun ini, FKIK UIN Malang menggandeng Dinas Kesehatan Kota Batu dalam rangka agar dapat dirasakan manfaatnya oleh para CJH yang ada di Kota Batu. Dimulai dari pembekalan mahasiswa (10/9) dan dosen pembimbing (terjadwal 17/09), nantinya mahasiswa akan melalui total sebanyak 4 tahapan Project Based Learning (PjBL) dengan tujuan akhir berupa produk/tindakan yang bermanfaat bagi para CJH.

Kontributor: Rara Belinda | Editor: Alif FF – Tim Pers FKIK