Tasyakuran 5 Tahun FKIK Dihadiri oleh Rektor 3 Generasi

Senin (21/06/2021) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang genap menginjak usia 5 Tahun. Sebagai bagian dari peringatan tersebut, FKIK UIN Malang menggelar Acara Tasyakuran yang dihadiri oleh 3 generasi Rektor UIN Malang untuk menceritakan napak tilas perjuangan pendirian Kampus Kedokteran Ulul Albab ini.

Bukan hal yang asing lagi bahwasannya mendirikan sebuah Program Studi Kedokteran dan Ilmu Kesehatan bagi suatu institusi merupakan suatu hal yang cukup berat namun tidaklah mustahil untuk diwujudkan. Melalui kerja keras yang gigih, tekun, dan sabar serta hanya dengan seizin Allah SWT-lah suatu Program Studi Kedokteran dapat berdiri. Perjalanan panjang itulah yang telah berhasil ditempuh oleh para pendiri FKIK UIN Malang dalam rangka merintis berdirinya kampus kedokteran dan ilmu-ilmu kesehatan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Setidaknya demikianlah sedikit gambaran reflektif dari inti acara Tasyakuran dalam rangka memperingati Lustrum 1: Dies Maulidiyah V FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang sukses diselenggarakan siang sampai dengan sore tadi, Senin (21/06/2021) bertempat di Aula Serbaguna serta Room Zoom Meeting FKIK UIN Malang.

Acara menjadi sangat istimewa, manakala turut hadir Prof. Dr. H. Imam Suprayogo (Rektor UIN Malang periode 1997-2013), Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si. (Rektor UIN Malang periode 2013-2017), Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag. (Rektor UIN Malang periode 2017-sekarang), Prof. Dr. dr. Bambang Pardjianto, Sp.B., Sp.BP-RE(K) (Dekan FKIK periode 2016-2019), dan Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati PW., M.Kes., Sp.Rad(K) (Dekan FKIK periode 2019-sekarang). Turut hadir pula jajaran dekanat, dosen, dan karyawan FKIK UIN Malang secara terbatas. Acara dibuka dengan sambutan Prof. Yuyun selaku tuan rumah kemudian dibuka pula secara simbolis oleh Prof. Haris. Dalam sambutannya, Prof. Haris menuturkan rasa syukur serta sekaligus bangga atas capaian yang telah ditorehkan oleh FKIK selama ini. Selanjutnya, giliran Prof. Bambang Pardjianto yang menyampaikan pengalaman beliau selaku Dekan Pertama FKIK UIN Malang.

Dalam kesempatan ini, tak ketinggalan Prof. Mudjia selaku Rektor UIN Malang yang menerima secara langsung SK pendirian FKIK dari dirjen Dikti di tahun 2016, turut menceritakan kisah perjuangan UIN Malang dalam mendirikan fakultas kedokteran. Menurut beliau, saat itu tidak sedikit yang meragukan bahwa UIN Malang mampu mengemban amanat menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang kesehatan. Namun beliau sendiri membuktikan bahwa dengan do’a dan ikhtiar yang konsisten, semuanya dapat terwujud. Pada akhirnya, terasa tidak lengkap acara ini apabila tidak menyimak pitutur dari Prof. Imam Suprayogo. Beliau telah menjabat sebagai Rektor UIN Malang sejak tahun 1997 hingga tahun 2013, suatu pencapaian yang mustahil dapat disamai oleh para penerusnya. Dalam sambutannya, Prof. Imam menuturkan sejarah berdirinya FKIK mulai dari nol, bagaimana beliau beserta jajarannya saat itu mempresentasikan gagasan pendirian Program Studi Kedokteran di kampus yang notabene merupakan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, hingga pada akhirnya terbuka jalan. Beliau juga menuturkan harapannya agar kampus yang telah dirintis dengan susah payah ini dapat terus berkembang dan berinovasi sehingga dapat melahirkan profesional-profesional di bidang kesehatan yang berakhlaqul karimah. “Semoga ke depannya, FKIK UIN Malang mampu mewujudkan cita-citanya dalam membangun peradaban Islam di bidang kesehatan”, pungkasnya.

Sebagai penutup acara, panitia menyiapkan sebuah tumpeng yang dipotong secara simbolis oleh Prof. Yuyun, Dekan FKIK UIN Malang sebagai lambang rasa syukur Kehadirat Allah SWT. Keseluruhan acara berlangsung secara khidmat dan tanpa kendala berarti. Rasa kekeluargaan sangat terasa di antara hadirin baik yang datang secara luring maupun yang menyaksikan secara daring.

(Alif FF, Humas FKIK)