Sela Ardhisa Rosalind: Duta GenRe Kabupaten Trenggalek

Sela Ardhisa Rosalind: Duta GenRe Kabupaten Trenggalek

“Life is not just happy yourself, but shere your happiness to those around us because it will increase happiness when shered”

Begitulah Motto yang dipegang oleh Sela Ardhisa Rosalind, mahasiswa Progam studi Farmasi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang angkatan 2018 yang  resmi dilantik menjadi Duta GenRe Kabupaten Trenggalek pada pertengahan tahun 2019. Tingginya prevelensi  kasus kenakalan remaja di Kabupaten Trenggalek akibat dari tingginya tingkat perceraian di Kabupaten Trenggalek yang mencapai angka 1500 perkara pada tahun 2018, menjadikan salah satu yang membuat Sela bertekad untuk berkontribusi dalam memberikan perubahan besar dan mendobrak generasi muda untuk ikut andil dalam melakukan perubahan positif dalam perencanaan masa depan mereka, sehingga tidak akan menjadi beban negara di masa mendatang. Serta terwujudnya lingkungan, daerah, bahkan negara yang lebih madiri. Dari hal tersebut Sela memutar otak apa yang bisa dilakukannya, yang akhirnya mendorongnya untuk menjadikan dirinya sebagai role model yang bisa menginspirasi teman sebayanya. Tekad dan usaha yang telah dilakukannya berhasil membuatnya terpilih menjadi Duta GenRe Kabupaten Trenggalek tahun 2019.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) mengembangkan Program Generasi Berencana (GenRe) dalam rangka merespon permasalahan para remaja. Program GenRe adalah program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi. Program GenRe adalah program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa dikalangan generasi muda. Program GenRe merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa.

Sela Ardhisa dalam kegiatannya sebagai Duta GenRe Kab. Trenggalek (Sumber: https://www.facebook.com/selaardhisa)

Adanya permasalahan-permasalahan remaja yang terjadi di tempat tinggalnya membuat Sela memiliki rasa tanggung jawab sebagai generasi milenial untuk dapat melakukan perubahan. Hal tersebut menjadi alasan utama untuk bergabung dalam duta GenRe ini. Selain itu, tanpa disadari public speaking, life skill, dalam artian soft skill dan hard skill, yang sudah dimiliki semakin terasah. Menjadi anggota GenRe juga membuat Sela dapat secara langsung terjun di masyarakat dan menyebarkan virus GenRe atau biasa disebut dengan Gen-ranger yang membuat masyarakat sekitar dapat memahami dan mendapatkan wawasan baru mengenai apa yang menjadi esensi dari Generasi Berencana ini.

Setelah bergabung dengan forum duta GenRe Kabupaten Trenggalek, Sela merasa dapat mengenal generasi milenial yang jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya. Mahasiswi yang lahir pada tahun 1999 ini juga meyakini bahwa bergabung dengan duta GenRe bukan hanya soal menjadi role model yang berjalan di atas cat walk di karpet merah. Namun, ini merupakan tantangan baru tentang bagaimana terjun dan bersosialisasi dengan masyarakat serta diterima di masyarakat. Tujuan dari GenRe sendiri adalah menyebarkan virus GenRe dan menyiapkan generasi yang jauh lebih baik lagi ke depannya. Selain itu, ketika kita tergabung dalam forum duta GenRe, secara tidak langsung hal itu juga menjadi alarm tersendiri bagi kita ketika kita mulai mengarah ke jalan kurang baik (dalam artian negatif) karena sesuai dengan motto kami sebagai bagian dari insan  GenRe yaitu “Setahun menjabat seumur hidup menginspirasi !” Yakinlah bahwa setiap niat dan usaha baik akan mendapatkan jalan terbaik yang diberikan Allah SWT untuk mewujudkannya.

(Andina_Media & Publikasi HMPSF)