PERSYARATAN BEASISWA TELADAN – 2020

BENTUK BEASISWA

Beasiswa teladan bagi mahasiswa barutahun akademik 2020/2021 diberikan kepada para hafidz Al-Quran dan anak bangsa yang memiliki prestasi dalam bidang ilmiah, seni, riset, dan olahraga berupa tarif layanan sampai dengan 0% dari tarif Uang Kuliah Tunggal selama VIII (delapan) semester dan Biaya Ma’had Al Jami’ah.

=================================================================================

KATEGORI PENERIMA BEASISWA

  1. Anak bangsa yang telah mempunyai hafalan Al-Quran 30 juz secara sempurna;
  2. Anak bangsa yang memiliki prestasi dalam bidang ilmiah, seni, riset, dan olahraga dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Tingkat Regional adalah kegiatan yang diikuti oleh sekurang-kurangnya dari 5 (lima) Kota/Kabupaten.
    • Tingkat Nasional adalah kegiatan yang diikuti oleh sekurang-kurangnya dari 3 (tiga) propinsi.
    • Tingkat Internasional adalah kegiatan yang diikuti oleh sekurang-kurangnya dari 3 (tiga) negara.
  3. Jenis Prestasi antara lain:
    • Karya Tulis Ilmiah;
    • Debat Bahasa Arab;
    • Debat Bahasa Inggris;
    • Musabaqah Fahmil Qur’an;
    • Musabaqah Karya Tulis al Qur’an;
    • Musabaqah Qiratul Kutub;
    • Musabaqah Tilawatil Qur’an;
    • Musabaqah Hifdz Al Qur’an;
    • Musabaqah Syarhil Qur’an;
    • Kaligrafi;
    • Pop Solo Islami;
    • Cipta Lagu Islami;
    • Dai-Daiyah;
    • Futsal;
    • Bola Voli;
    • Tenis Meja;
    • Bulu Tangkis;
    • Catur;
    • Pencak Silat Tanding;
    • Sepak Takraw;
    • Basket;
    • Karate;
    • Tae Kwon Do;
    • Panjat Dinding.

Lebih lengkap dan detail dapat dilihat disini

SMA Plus Al fatimah Bojonegoro melakukan Studi kampus di FKIK ( Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ).

SMA Plus Al Fatimah Bojonegoro merupakan salah satu SMA unggulan di Bojonegoro dengan sistim boarding bagi seluruh santri / siswanya.
Dalam kunjungannya di FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, santri SMA plus Al Fatihah sangat antusias untuk menjadi mahasiswa di FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Karena FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mempunyai kekhususan dibidang kedokteran haji.

Saat kegiatan kunjungan SMA Plus Al Fatimah , Prof . Dr. dr Bambang Pardjianto, tidak bisa mendampingi dikarenakan masih tugas ke Jedaah tuk MOU denga RS. King Fath Jeddah, yg insyaAllah akan menjadi wahana praktikum bagi mahasiswa FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Annual Symposium on Hajj and Umrah Medicine (ANSHAR) 2019

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah menetapkan visi untuk menjadi Program Studi Pendidikan Dokter terkemuka untuk menghasilkan dokter yang memiliki kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional serta memiliki keunggulan ilmu kedokteran wisata khususnya haji. Keunggulan di bidang kesehatan haji didasari pada tujuan untuk mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan jama’ah haji dan umroh.

Implementasi keunggulan kesehatan haji dalam bidang penelitian berupa pengembangan bidang Ilmu Kedokteran Haji serta riset-riset mutakhir guna menghasilkan temuan terkini untuk mengatasi permasalahan kesehatan pada penyelenggaraan Haji. Pengembangan keilmuan dan temuan riset bidang ilmu Kedokteran Haji harus disosialisasikan ke masyarakat akademik maupun khalayak umum dalam bentuk seminar maupun pertemuan ilmiah dengan cakupan yang luas. Maka dari itu dibutuhkan forum dengan skala nasional dengan tujuan diseminasi keilmuan di bidang ilmu Kedokteran Haji. Penyelenggaraan forum-forum ilmiah berskala nasional juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di Indonesia pada bidang ilmu Kedokteran Haji. Hal ini bermanfaat dalam menyiapkan petugas kesehatan baik dokter dan perawat yang bertugas di lini terdepan dalam pelayanan kesehatan bagi jamaah haji, khususnya pada penyelenggaraan haji tahun 2020 yang akan datang.

Annual Symposium on Hajj and Umrah Medicine (ANSHAR) 2019 merupakan kegiatan pertemuan ilmiah yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pelaksanaan simposium berskala nasional ini mengambil tema Optimalisasi Upaya Preventif dan Mitigasi pada Religious Mass Gathering (Studi Kasus pada Haji)”. Acara ini juga bertujuan untuk memberikan wahana keilmuan bagi dosen, peneliti, mahasiswa maupun penggiat ilmu kedokteran haji untuk mendiseminasikan hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah maupun poster ilmiah pada forum berskala nasional.

Lebih lengkapnya disini