Review Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) FKIK UIN Malang

Review Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) FKIK UIN Malang

Dalam rangka mencapai indikator mutu terhadap segenap program dan kegiatan yang telah dilakukan di lingkungan fakultas dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (FKIK UIN Malang) menyelenggarakan Review Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di bidang Pembelajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk RDK (rapat dalam kampus) yang dilaksanakan pada hari Kamis (17/10/2020) di aula serbaguna dan mini hall Gedung Ibnu Thufail FKIK UIN Malang.

Kegiatan tersebut dihadiri 25 peserta yang terdiri atas Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu Universitas, Unit Penjamin Mutu Fakultas, Dosen FKIK, Kabag dan Kasubag FKIK serta tenaga kependidikan. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 19.00 WIB ini terbagi ke dalam dua sub-kegiatan dengan dua kelompok peserta dan dua orang pemateri yang berbeda. Kelompok pertama berkaitan dengan kegiatan review SPMI Pembelajaran dengan reviewer Dr. H. Helmi Syaifuddin, M.Fil.I, sedangkan kelompok kedua terkait dengan review SPMI Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dengan reviewer Rosihan Aslihuddin, S.Sos., M.A.B.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengkaji standar pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang didalamnya terdapat standar, indikator kinerja utama, indikator kinerja tambahan, strategi, capaian dan PIC. Standar dan indikator kinerja utama yang diacu berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Rencana Induk Pengembangan, dan Rencana Strategi Universitas FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

              Dengan tersusunnya standar penjaminan mutu internal FKIK, pada tahap strategi dibutuhkan ‘’take action’’ untuk mencapai ‘’output’’ yang diinginkan serta monitoring dan evaluasi sesuai dengan siklus PPEPP pada budaya SPMI Unggul Pendidikan Maju. Para reviewer juga menerangkan QPI (quality performance indicators) untuk menuangkan indikator kinerja tambahan. Harapannya dengan manajemen SPMI yang baik, akan dihasilkan suatu continuous quality improvement di FKIK UIN Malang. (Yenyen Ari Indrawijaya – Kontributor)